Mengenal Jenis Mesin HONDA C-Series

Minggu, 01 November 2015 | 0 komentar


Motor Honda jenis C-Series yang memiliki mesin 100cc seperti Astrea Grand, Legenda, Supra, SupraX, Supra Fit, sampai saat ini keluaran terbarunya Revo, FitS dan FitX. Mesin-mesin motor tersebut pada dasarnya sama, namun pada mesin Astrea Grand, Supra, serta SupraX memiliki panjang stang seher yang lebih pendek, rantai sentrik yang lebih pendek dibandingkan motor C-Series yang lain.

Sistem pengapian sudah memakai CDI AC, pada motor C-Series sistem pengapiannya bersifat bolak-balik atau AC. Sumber panghasil api pada motor ini adalah lilitan sepul dan magnet.
Pada motor C-Series kopling masih menganut kopling otomatis tekecuali pada motor SupraXX dan SupraV. Sistem pengereman bagian depan pada motor ini ada yang menggunakan sistem tromol dan ada yang memakai sistem cakram, pada pengereman bagian belakang semua memakai tromol. 

STEP 1 (MEMPERBESAR MUTU API)
Pengapian sangat berperan penting pada mesin motor. Bagian-bagian dari pengapian motor C-Series adalah sepul,magnet,CDI,coil,busi.
Sekarang kita berbicara tentang sumber penghasil api yaitu sepul dan magnet. Kebanyakan orang kurang mengetahui fungsi dari kedua jenis benda ini, untuk itu mari kita bahas fungsi kedua benda ini. Fungsi keduanya adalah sebagai penghasil listrik yang biasa disebut api oleh para mekanik. Kedua benda ini menggunakan sistem induksi magnet untuk menghasilkan api. Cara memodifikasi sepul pun beragam, namun yang cocok untuk kohar adalah dengan menggulung-ulang sepul api. Gunakan kawat tembaga ukuran 0,1 mm, lalu gulung ulang sepul api, banyaknya gulungan sekitar 600-700 lilitan. Sebaiknya menggunakan magnet yang masih normal.
Berlanjut ke CDI yang merupakan otak dari pengapian. CDI sangat rumit untuk dimodifikasi, saran saya membeli CDI aftermarket yang sesuai kebutuhan. CDI-CDI yang dijual di pasaran sudah banyak jenisnya, seperti unlimiter,racing, bahkan programmer. CDI unlimiter merupakan CDI yang tidak membatasi RPM mesin, jadi semau-mau kita menggeber tunggangan. CDI racing merupakan CDI yang memajukan timing pengapian namun tetap dibatasi RPMnya agar mesin awet. CDI Programer merupakan CDI canggih, kita dapat menyeting sendiri derajat pengapiannya serta limit RPM harganya berkisar 800rb-1,2jt.
Coil merupakan pembesar api dari CDI menuju busi, coil juga merupakan lilitan. Banyak Coil aftermarket yang sudah beredar di pasaran. Ada juga pendapat bahwa coil mobil bagus, namun saya menyarankan menggunakan coil asli dari motor SE(special engine ). Memang agak mahal sekitar 600rb-800rb tapi aman untuk keawetan komponen lainnya. Namun masih ada coil aftermarket yang lebih murah dengan merk blue thunder dan yoshimura yang harganya bersahabat, yaitu sekitar 130rb-175rb.
Komponen terakhir pengapian adalah busi. Semua pasti telah mengenal benda ini, tapi tunggu dulu, apakah anda mengenal jelas benda ini??
Untuk performa yang maksimal sebaiknya menggunakan busi racing namun jangan sembarang racing, mari saya pandu dalam memilih busi racing. Jangan pernah menggunakan busi dengan kepala banyak, contohnya kepala dua, tiga, ataupun empat. Carilah busi yang memiliki ujung batang karbon runcing dengan alasan agar api terpusat dan tidak pecah atau menyebar. Contoh busi yang memiliki batang karbon runcing adalah Denso Iridium (95rb) dan NGK Platinum (25rb).

STEP 2 (KNALPOT)
Pembuangan pada motor juga sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan oleh kuda besi kita. Kenaikan yang tenaga yang dihasilkan dengan penggantian knalpot mencapai 0,5 DK atau lebih, tergantung knalpot yang kita gunakan. Untuk itu penggunaan knalpot semi racing ataupun racing sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan. Mengapa saya bilang knalpot semi racing? Karena pada dasarnya knalpot racing yang beredar di pasaran merupakan knalpot yang dibuat dari spek motor standart. Kalau anda ingin mendapatkan knalpot yang benar-benar racing dan sesuai dengan karakter mesin anda, anda harus memesan khusus di tukang-tukang knalpot yang benar-benar sudah mendalami dan terbiasa membuat knalpot untuk race. Saya akan memberi contoh tempat pemesanan knalpot racing seperti 37 jogja, cream pie jogja, mcc solo.
Sekarang saya beri tips ringan dalam memiih knalpot. Untuk anda-anda yang suka touring sebaiknya memilih knalpot dengan ukuran silencer yang panjang dengan tujuan agar dapur pacu alias mesin tidak cepat panas. Dengan silencer panjang RPM mesin anda tidak terlalu dipacu dan anda akan mendapatkan top speed yang maksimal.
Untuk anda yang berada di jalanan yang rapat sebiaknya memakai knalpot dengan silencer yang pendek, dengan tujuan agar akselerasi motor anda menjadi cepat dan anda cepat dapat top speed dibandingkan dengan knalpot bersilencer panjang, namun top speed silencer panjang lebih daripada silencer pendek.
Finally semua keputusan ada di tangan anda mau memilih knalpot dengan silencer pendek atau panjang.

STEP 3 ( SPUYER KARBULATOR)
Karbulator berperan penting dalam komponen mesin, karena karbu merupakan suatu alat yang menyediakan campuran udara dan bensin untuk mendapatkan suatu campuran yang siap untuk dibakar di dapur pacu.
Perbandingan ini pun sangat berarti, karena dapat menentukan tingkat keborosan bensin. Pada mesin 4 tak penggantian knalpot tidak perlu diikuti oleh penggantian spuyer (pilot jet), namun untuk memperoleh hasil yang maksimal penggantian spuyer pun disarankan. Coba anda pikir pengeluaran yang lebih besar tapi tidak diikuti oleh pemasukan yang besar juga? Bisa cepet sakit tu mesin…He3x
Oleh sebab itu sebaiknya anda mengganti dengan pilot jet berukuran 40 yang di jual di pasaran sekitar 20rb, ukuran itu lebih besar 2 angka dibandingkan spuyer standar Honda C-Series yaitu 38.
Penggantian spuyer ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dapur pacu. Pengaruh yang diberikan dengan penggantian spuyer ini motor akan power full, baik akselerasi maupun top speed.

STEP 4 (KAMPAS KOPLING DAN PER KOPLING)
Bagian kopling sangat berpengaruh pada tarikan yang dihasilkan oleh tunggangan kita. Untuk itu agar akselerasi motor lebih baik kita tidak boleh mengabaikan bagian ini. Pada bagian kopling yang berperan dalam menaikkan akselerasi adalah per kopling. Per kopling disarankan yang memiliki kekerasan yang sangat keras, hal ini bertujuan agar motor mendapatkan sentakkan yang maksimal. Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan mengganjal per kopling dengan ring 10 sebanyak 2 buah/per, namun cara yang lebih mudah adalah dengan mengganti dengan tipe racing yang sudah beredar di pasaran.
Penggantian per kopling dengan tipe yang lebih keras memerlukan penyetaraan kampas kopling yang lebih keras dan tahan lama juga. Untuk itu di sarankan untuk mengganti kampas kopling dengan tipe racing juga, karena dapat mengurangi keausan dan selip kopling.

STEP 5 (NOKEN AS)
Noken as adalah pengatur naik turunnya klep. Noken as punya karakter untuk membuka dan menutup klep in dan klep keluar. Kita perlu tahu karakter dari mesin kita dan apa yang kita inginkan. Bagian atas noken yang biasa disebut lift biasanya merupakan titik acuan dalam membangun suatu motor. Lift rendah (antara 7-8 mm) akan mendapatkan kelangsaman dan tarikan yang lumayan baik, akan sangat baik untuk di bawah 400 meter karena motor cepat mendapatkan puncak kecepatan. Namun lift tinggi (antara 8-9 mm) hanya untuk jarak kita menarik gas di atas 400 meter, karena nafas motor akan menjadi semakin panjang. Cara membuat lift menjadi lebih tinggi adalah dengan memapas bagian bawah dan samping noken as, apabila mau lebih extreme dapat menambah daging lift.
Dalam pemakaian noken yang memiliki lift tinggi harus disesuaikan juga dengan daya tahan per klep yang digunakan, lebih baik apabila memakai per klep motor Kawasaki Kaze, ataupun kalau memiliki dana yang cukup dapat membeli per klep racing bermerk Jepang Product.

STEP 6 (TNGGUNG JAWAB)
Memiliki motor kenceng dibutuhkan tanggung jawab yang besar juga. Motor kenceng tekadang membuat pengendaranya dikendalikan oleh motor. Tanamkan dalam diri anda-anda semua kalau kita tak sendiri dan kita wajib menghormati pengendara lain serta orang lain. Finally meski motor kita kenceng pasti ada yang lebih kenceng lagi. Jaga keselamatan , ingan keluarga di rumah, dan perlu diingat SAFETY FIRST BRO!!!

Bore Up dan Stroke Up Honda C70

| 1 komentar

Setelah sekian lama saya tidak posting di blog, akhirnya sekarang diberi kesempatan lagi oleh Allah SWT untuk posting artikel yang ga jelas ini hehe…
Langsung saja, kali ini saya akan berbagi tentang spesifikasi hasil modif salah satu rekan saya yang namanya R***I
Ini adalah motor yang di bangun benar2 bermula hanya dari rangka c70 / bekjul yang di beli, dan lalu selanjutnya komponen2 lainnya teman saya beli nyicil. Itu bermula ketika teman saya SMA sampai sekarang sudah kerja di salah satu perusahaan di Bandung, dan motornya pun masih dalam tahap finishing..

Ini dia foto2 hasil modifan teman saya :
DSC01667 blog
Tampak samping Bekjul
DSC01673 blog
Tampak samping bekjul juga
Sekarang mari kita lihat lebih dalam ke bagian mesinnya.
Piston set NPP
mesin menggunakan mesin honda c 100, untuk mengantisipasi tenaga yang loyo ketika digunakan turing, kami ganti piston bawaan bekjul dengan piston kaze oversize 100 merek NPP, kenapa kita pilin merek NPP, karena piston merek ini dianggap cukup untuk melayani modif mesin yang dperuntukkan untuk harian, itung2 hemat biaya juga hehe.. toh kita bukan modif mesin buat balap, hanya untuk harian dan turing saja.
Untuk Liner / boring, karena tidak memungkinkan menggunakan boring bawaan untuk sehe rukuran 54, maka boring bawaan di lengserkan dan di ganti dengan boring bawaan Kawak Kaze yang di oversize lagi agar bisa kita masukkan piston 54
blok c100
blok silinder c100 feat boring kaze
Kapasitas silinder yang didapat menurut rumus yaitu 54*54*3,14*49,5/4000 = 113,308 cm cubic atau disingkat 113 cc. Mesin dengan ukuran segitu masih kurang mantap, maka project selantujnya adalah menaikkan panjang stroke mesin guna memperkaya Torque pada putaran bawah.
Mesin pun di belah, penggantian pompa oli pun di lakukan agar suplai oli dapat mengalir lancar untuk mencegah kerusakan fatal akibat oli ngak naik. Gak kebayang gimana hancurnya mesin jika oli tidak bersirkulasi dan kita sedang mengendarai motor di kecepatan tinggi, bisa2 ngancing sehernya, ban belakang ngunci, sukur2 kalau masih bisa mengendalikan, kalau ngak bisa cilaka deh nyuksruk di kejamnya aspal jalanan.
Selanjutnya Kruk As / bahasa tekniknya Crankshaft, kita bawa ke tukang bubut, kita geser big end nya sejauh 5 mm ke arah luar, beres stroke up kruk as pun di balancing ulang di tukang bubut.
kruk as
kruk as (gambar dapet maling dari kaskus karena ga sempet moto) hehe
Agar tidak harus mengubah panjang rantai keteng, maka penggantian stang piston pun dilakukan, stang piston di ganti denga stang piston Honda Astrea 800. Motor dari luar terlihat standar, tapi siapa sangka dalemannya sudah stroke up hehe.. tetapi lumayan banyak juga bagian2 yang harus di pangkas, karena stroke up di nilai ekstrim yaitu 5 mm , pemapasan pada piston, crankcase dan penyesuaian pada head silinder pun kami lakukan. kapasitas silinder kini sudah membengkak menjadi 136,19 cc
crankcase c100
Crankcase C100

Agar pasukan bensin ke silinder bertambah, noken as / camshaft pun kita bubut ulang, durasi dan lift kita percayakan kepada teman yang berprofesi sebagai tukang bubut, kita minta saja yang pas buat harian. Klep menggunakan standar, karena biaya belum mencukupi, hehe. kompresi di set sekitar 10 : 1 hasil pengukuran menggunakan metode buret

noken as
Noken as hand made

Setelah bagian mesin selesai, rangka motor bekjul sudah di modif juga oleh teman saya, di cat dengan warna orange dan mempersiapkan semua bagan rangkanya. Setelah itu, mesin pun drakit dan di tempelkan di rangka. mesin langsung bisa di pasang karena baut mounting engine rangka C70 sama dengan mesin C100. Untuk memaksimalkan transfer tenaga, maka kopling pun di rubah menjadi manual, dengan melepas mangkok kopling otomatis dan menyisakan hanya jedek / dudukan poros mangkok nya saja. Agar kopling tidak selip per kopling menggunakan per kopling smash.

DSC01671 blog
bak kopling S*D
Kelar di urusan bak kopling, agar suplai bensin tidak kekurangan, karbu pun menggukanakn karbu karisma / supra x 125 yang di reamer, karbu karisma dirasa cukup untuk membuat nafas motor panjang namun tetap irit bensin..

DSC01672 blog
Karbu Karisma reamer
DSC01670 blog

Beres urusan mesin, motor pun kami coba di jalan  layang Pasupati Bandung, gigi 4 dapat dengan mudahnya melewati Supra X, belum sampai situ, masih banyak project yang tertunda karena terhalang oleh masalah biaya.. Jika ada Dynotest murah, mungkin ini motor sudah di dyno untuk mengetahui power yang sudah kami capai dalam proses modif motor ini, namun apa daya lagi2 masalah dana yang kurang untuk mengusung sang kuda besi ke mesin dyno menjadi alasannya.. Tapi Alhamdulillah tetap di ucapkan sebagai tanda terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkarya..

Bore Up Honda Supercup 800 / c86 menjadi 100cc

Minggu, 23 Agustus 2015 | 9 komentar

Salam bikers bro.,
        Disini saya ingin menyampaikan cara bore up honda supercup 800 / c86. Untuk hal tersebut sudah saya praktikan dimotor saya sendiri. Pada motor saya yang sudah saya bore up menggunakan piston honda GL100 seri plarina dan ubah pengapian ke CDI RC100 dari suzuki atau CDI AC tanpa pulser. Langsung saja tanpa panjang kali lebar..,

Pertama

           Saya ganti pengapian supercup 800 menggunakan CDI RC100 milik suzuki RC100. Saya pilih CDI tersebut karena murah, mudah, dan unlimted. Bahan yang harus dibeli yaitu spul dan CDI aja. Setelah semua dipasang dan jangan lupa geser magnet nya agar pengapian pas. Jika tidak pas, pasti nanti ada yang kalah, entah spul atau CDI ya yang mati. Jika pengapian pas, lari motor pasti g jauh beda saat kita pakai pengapian platina.

Kedua

         Sebelum kita Bore Up, kita harus ganti Head dan Buring nya pakai Astrea Grand atau c series yang 100CC ke atas. Setelah itu kita juga harus perbesar lubang kalter yang awal nya standar supercup kita ubah ke astrea grand. Setelah semua diperbesar, piston yang support untuk pen 15 bawaan supercup hanya lah Yamaha Mio dan Honda GL 100.
Jika kita pakai piston mio, power atau tenaga yang kita butuh kan masih kurang. Karena piston mio jika dipasang di motor supercup 800 TMA bukan naik, tapi malah turun, jadi power dan tenaga tidak maksimal.
Jika kita pakai piston Honda GL 100, power dan tenaga yang dihasilkan lebih dari maksimal. Kita cukup bubut kepala piston, ekor piston disesuaikan dengan piston standar supercup800 dan tambah paking buring menjadi 2 lapis agar tidak bertabrakan atara piston dan klep.


Kesimpulan

          Dengan perubahan tersebut, motor kita sudah cukup untuk kejar - kejaran dengan astrea grand pabrikan. Dari perubahan tersebut, CC supercup 800 yang awal nya 80cc sekarang menjadi 100cc dengan percepatan 3 speed sudah cukup. Jika ingin diubah menjadi 4 speed lebih bagus.

Terima kasih sudah membaca Artikel yang saya  buat. Semoga bermanfaat bagi anda rider supercup800. Jika ada pertanyaan, silahkan ditanyakan ke blog ini.

Honda Rilis Bebek Super Cub "Jadul"

Selasa, 28 April 2015 | 0 komentar

Tokyo, KompasOtomotif — Honda Motor Co Ltd merayakan keberhasilan salah satu produk lawasnya, Super Cub, yang sukses dipasarkan beberapa dekade lalu. Sebagai bentuk perayaan, Honda meluncurkan edisi spesial bernama Little Cub yang menggunakan warna khusus dan berstatus limited edition.

Super Cub adalah produk pertama Honda yang terdaftar dalam merek dagang tiga dimensi. Sistem ini berarti bahwa bodi secara tiga dimensi dilindungi oleh undang-undang hak cipta dan merek dagang.

Model tersebut mewarisi konsep desain konsisten dengan capaian performa yang fungsional sejak kali pertama diluncurkan pada 1958. Sepeda motor ini akhirnya didaftarkan dengan hak paten dan dapat diidentifikasi sebagai produk Honda dengan desain asli ciptaan sendiri.

Edisi khusus Little Cub menggunakan warna putih mutiara pada sayap, dan biru laut pada bodi. Desain eksklusif ditampilkan pada lambang dan sisi depan. Selain itu, jok—yang hanya untuk pengendara—didesain lebih bergaya dengan nuansa merah dan putih.

Tampang jadul teknologi modern, itulah kelebihan edisi spesial ini yang siap mengajak Anda bernostalgia kembali.

Mengusung mesin sekitar 49cc berpendingin udara, Little Cup ini sudah dibekali dengan sistem fuel injeksi. Dengan mesin ini, tenaga yang mampu dihasilkannya hanya sekitar 3,4 hp pada 7,000 rpm dengan torsi puncak sekitar 3,7 Nm pada 5,000 rpm.

Motor kecil ini dibekali dengan transmisi manual 4-percepatan. Untuk sektor roda menggunakan velg berdiameter 14 inci. Uniknya, suspensi depan masih mempertahankan model  leading-link dengan suspensi ganda untuk sektor belakang.

Masalah keiritannya jangan dipertanyakan lagi, lantaran mengusung mesin yang mungil, Little Cup ini mampu menjelajah jarak hingga 112 km untuk tiap 1-liter bahan bakarnya.
Little Cup yang standar dibanderol dengan harga ¥ 210.000 setara dengan Rp 24,4 juta. Sedangkan yang versi edisi spesialnya dilego sekitar ¥ 249.900 atau setara Rp 29,1 juta.

Honda C70 Pakai Injeksi

| 1 komentar

Setelah sukses dengan Honda CS1 yang berbasis injeksi, HKU Racing Motorsport yang berlokasi di Jl. Raya Kebonsari 26, Surabaya kembali bikin motor karbu jadi injeksi. Kali ini bikin Honda C70 pakai injeksi.

Berbeda dengan CS1 yang tinggal plug n play satu paket Honda CBR150, bikin Honda C70 pakai injeksi perangkat dan partnya menggunakan milik Honda BeAT. Komponen injeksi dari BeAT untuk C70 terdiri dari throtle bodi, injektor, fuel pump, magnet, ECU dan kabel bodi.

Berikut nih bikin Honda C70 pakai injeksi yang menghabiskan dana sekitar Rp 3 jutaan.

1. Throtle bodi
Perangkat manifol untuk bikin Honda C70 pakai injeksi  terkendala di lubang yang menancap di silinder head. Maklum, head masih menggunakan milik C70. Solusi bikin Honda C70 pakai injeksi untuk bagian ini musti membuatkan lubang baru supaya bisa terpasang di bagian head.
Throttle bodi Honda C70 injeksi
“Selain itu perangkat seperti choke dan kabel gas mengaplikasi milik Honda Verza, cari yang lebih pendek karena punya BeAT terlalu panjang,” bilang Hermanu otak dari injeksi C70.

 2. Fuel pump
Keberadaan fuel pump dibikin menyerupai BeAT yang ditanam di dalam tangki. Pemasangannya musti melubangi tangki dengan ukuran fuel pump. Sistem kerjanya dibikin persis BeAT lantaran tangki berada di bagian atas.
Fuel pump Honda C70 injeksi

3. Magnet
Bikin Honda C70 pakai injeksi  untuk bagian magnet nggak sepenuhnya pakai milik BeAT. Yang dipakai hanya magnet bagian luar, “Bagian tengahnya tetap pakai punya C70 kan bisa dibuka, sama saja kok itu enaknya aplikasi sesama Honda,” terang pria yang suka cornering di Kenjeran.
magnet dan pulser Honda C70 injeksi

4. Pulser
Penempatan pulser BeAT jadi kendala. Makanya posisinya musti dirubah untuk menyesuaikan top dari magnet, dan topnya tepat di bagian atas magnet.
“Musti merubah bak kalter kiri untuk penempatan pulser, jika tidak pulser nggak dapat ruang. Jadi dibikin dari las diral,” tambah pria yang bisa dihubungi di nomor 081230095466.

5. Kabel bodi
Supaya perangkat kelistrikan lebih bagus pengaplikasian kabel bodi langsung milik Honda BeAT juga tinggal pasang. Hanya saja musti memotong kabel alias diperpendak menyesuaikan dimensi panjang Honda C70.
Enaknya lagi C70 masih menggunakan analog bukan sistem digital, jadi nggak perlu mencari satu persatu kabel untuk spido dan lain-lain.

6. Sensor oli
sensor oli Honda C70 injeksi
Part yang satu ini diganti resistor. Tujuannya supaya ECU membaca mesin dalam kondisi dingin. (www.motorplus-online.com)

Sejarah Berdirinya Motor Honda

| 0 komentar

Sejarah Honda tidak terlepas dari tangan seorang Soichiro Honda, sang pendiri. Soichiro Honda ini seorang pembalap, juga seorang businessman … dan juga seorang manufaktur sejati. Disamping semua itu… yang paling penting adalah Soichiro Honda itu adalah seorang pemimpi … !!! Dia memimpikan membuat piston ring yang lebih baik… mendirikan sebuah perusahaan kecil dan memproduksinya

Perusahaan kecil di Hamamatsu (sebelum lahir Honda Motor Company) … berhasil membuat motor bikez.. di bulan Oktober 1946. Motornya ini menggunakan rangka sepeda … !!! Karena gasoline sangat langka waktu itu, makanya Honda mengembangkan motornya ini menggunakan turpentine (semacam minyak yang disuling dari pine tress). Namun karena mutunya nggak begitu bagus, motor tersebut harus dipedal terlebih dahulu untuk bisa jalan. Di bulan November 1947, Seichiro Honda mengembangkan motor bikez berkekuatan 0.5HP yang disebut A-Type dan masih menggunakan turpentine… dan motor ini dikenal sebagai “Chimney”…!!!



Barulah pada tahun 1958 Seichiro Honda mendirikan pabrikan Honda bersama dengan Takeo Fujikawa yang sangat mendukung dari sisi finansial. Bersama-sama mereka mendirikan emperium Honda. 

Di tahun 1948 juga, Honda mengeluarkan motobikez dengan engine 90cc modifikasi dari type A, yang dikenal sebagai “B-Type”. Tahun 1949, Honda mengeluarkan motor “D-Type”. Mr. Honda selalu mengikuti setiap step dalam proses pembuatan motor ini dan makanya disebut D-Type karena Dreamnya mulai terwujud. Dan milestone ini membuat Honda semakin memproduksi motor yang lebih baik dan semakin canggih.


Setelah mengeluarkan D-Type, selanjutnya Honda mengeluarkan engine 146cc, OHV, 4 stroke yang dikenal sebagai E-Type. Engine ini dapat mengeluarkan power 5.5HP dan dapat dipacu sampai dengan kecepatan 80 km/h. Selanjutnya bikez dengan engine ini diproduksi, dan bisa mencapai 130 unit sehari. 

Tahun 1952, Honda mengeluarkan motor “Cub” pertamanya dengan engine F-Type, 50cc, 2 stroke dan produksinya mencapai 6500 unit sebulan atau hampir menguasai 70% market share motor di Jepang. 

Tahun 1953, Honda memproduksi motor 90cc, 4 stroke yang dikenal sebagai “Benly” atau yang berarti nyaman. Motor ini mempunyai 3 speed gearbox, dan motor ini bisa laku terjual sebanyak 1000 unit sebulan.


Honda Benly



Tahun 1954, Honda juga mengeluarkan scooter yaitu Juno. Juno ini diadaptasi dari Vespa yang sedang dibikin di Jepang. 

 Honda Juno

Tahun 1957, Honda mengeluarkan untuk pertama kalinya twin cylinder motorcycles, 250cc OHC, 4 stroke C70. Motor Honda C70 lumayan cukup canggih dimasanya. Mulailah berbagai produk muncul .. seperti C71 dimana telah menerapkan electric starter pada engine 250cc. 


Honda C70


Tahun 1959, Benly 125cc juga dikeluarkan dan sanggup mencapai kecepatan 110 km/h. Dan era keemasan Honda muncul pada bulan Juni 1958, yaitu dengan dikeluarkannya C100 Super Cub yang disebut-sebut the most successful motorcycles. Super Cub ini dikembangkan selama 3 tahun, agar murah dan gampang dikendarai oleh siapapun. Motor ini menggunakan 50cc, OHC, 4 stroke, centrifugal clutch dengan 3 transmisi kecepatan. Motor ini sangat mudah dikendarai,.. bahkan bagi pemula sekalipun. Bentuk ini yang dikenal sebagai bebek sekarang dan menjadi populer pada zamannya. Wanita pun mudah mengendarainya.. soalnya nggak perlu terhambat oleh bentuk konvensional motor yang ada tanki bensin etc… Motor ini kemudian muncul berbagai versi… ada yang 50cc, 70cc dan 90cc. Tahun 1959, Honda mulai mengekspor dan memasuki pasar Amerika Serikat… !!! Dan terkait dengan motor ini… pada akhir Desember 2005, motor ini sudah diproduksi sebanyak 50 juta unit…!!! Bentuknya beda-beda tipis namun engine nya.. mirip banget.. !!! Dan jumlah tersebut adalah jumlah yang sangat fantastis untuk sebuah motor… !!!



 Honda Super Cub

Semasa hidup Honda selalu menyatakan, jangan dulu melihat keberhasilanya dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. ”ORANG MELIHAT KESUKSESAN SAYA HANYA SATU PERSEN. TAPI, MEREKA TIDAK MELIHAT 99 PERSEN KEGAGALAN SAYA,” tuturnya.


Ia memberikan petuah, ”KETIKA ANDA MENGALAMI KEGAGALAN, MAKA SEGERALAH MULAI KEMBALI BERMIMPI. DAN MIMPIKANLAH MIMPI BARU.”<




5 Resep keberhasilan Honda :
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

Sejarah Honda Cub

| 0 komentar

Dari semua varian motor keluaran Honda, mungkin Honda c series atau sering orang menyebut Honda super cup adalah yang paling populer. Sejarah mencatat sampai tahun 2008 produksi motor dari varian ini telah mencapai angka 60 juta unit. sebuah prestasi yang luar biasa di dunia otomotif.
 Perkembangan model
      Munculnya Honda super cup diawali dengan c100 yang diluncurkan pada tahun 1958. Basicnya adalah mesin Honda seri F yang berkapasitas 50 cc. Kemudian pada tahun 1960 Honda kembali meluncurkan seri c102 dan c110. Ketiganya mengusung mesin berkapasitas 49 cc ohv. Tahun 1965 c50 diperkenalkan, kapasitas mesin c50 hampir sama dengan para pendahulunya namun sudah mengusung teknologi ohc. C90 yang menggunakan kapasitas mesin lebih besar keluar pada tahun 1966. Sedangkan pada tahun 1969 Honda mengeluarkan c70 yang berkapasitas 71,8 cc.
Honda cub di Indonesia
      Honda cub mulai beredar di Indonesia pada tahun 1961 yaitu Honda c50 atau yang dikenal sebagai honda unyil. Mesinnya sendiri berkapasitas 50 cc. Model ini bertahan sampai tahun 1965. Kemudian pada rentang waktu tahun 1966 sampai 1973 Honda mengeluarkan c50, c70 ,c90. Ada beberapa perubahan dibanding kan dengan model sebelumnya, diantaranya posisi headlamp yang berada di stang. Generasi ke tiga Honda cub diproduksi dari tahun 1973 sampai 1980. Desain bodinya mengalami beberapa perubahan dari generasi sebelumnya. Diantaranya bentuk tangki, dan model jok yang dibuat menyatu. Pada awal 80an Honda meluncurkan honda supercub 700 dan 800, yang mengalami perubahan cukup besar dari segi desain bodi. Kemudian disusul dengan munculnya astrea star dan prima. model inilah yang menjadi basic dari Honda bebek generasi selanjutnya.
    spesifikasi teknis honda cub series

honda c100
honda c100
tahun perakitan: 1958-1967
kapasitas mesin: 49 cc ohv
diameter*langkah: 40 mm*39 mm
rasio kompresi: 8,5:1
maksimum power: 4,5 bhp @ 9500 rpm
transmisi: 3 percepatan
jarak sumbu roda: 1.180 mm
panjang: 1.780 mm
lebar: 570 mm
berat kosong: 65 kg
kapasitas tangki: 3 liter
             
honda c102 
honda c102
tahun perakitan: 1960-1965
kapasitas mesin: 49 cc ohv
diameter*langkah: 40 mm*39 mm
rasio kompresi: 8,5:1
maksimum power: 4,5 bhp @ 9500 rpm
transmisi: 3 percepatan
jarak sumbu roda: 1.180 mm
panjang: 1.810 mm
lebar: 570 mm
berat kosong: 70 kg
kapasitas tangki: 3 liter
honda c110
honda c110
tahun perakitan: 1960-1966
kapasitas mesin: 49 cc ohv
diameter*langkah: 40 mm*39 mm
rasio kompresi: 9,5:1
maksimum power: 5 bhp @ 9500 rpm
transmisi: 3 & 4 percepatan
jarak sumbu roda: 1.150 mm
panjang: 1.800 mm
lebar: 560 mm
berat kosong: 66 kg
kapasitas tangki: 7 liter
honda cs60
honda cs50
tahun perakitan: 1965-1967
kapasitas mesin: 49,5 cc ohc
diameter*langkah: 39 mm*41,4 mm
rasio kompresi: 8,8:1
maksimum power: 5,2 bhp @ 10250 rpm
transmisi: 4 percepatan
jarak sumbu roda: 1150 mm
panjang: 1760 mm
lebar: 610 mm
berat kosong: 76 kg
kapasitas tangki: 5,5 liter
honda c50 deluxe
honda c50
tahun perakitan: 1966-1980
kapasitas mesin: 49,5 cc ohc
diameter*langkah: 39 mm*41,4 mm
rasio kompresi: 8,8:1
power maksimum: 4,8 bhp @ 10000 rpm
transmisi: 3 percepatan
jarak sumbu roda: 1180 mm
panjang: 1800 mm
lebar: 640 mm
berat kosong: 69 kg
kapasitas tangki: 3 liter
honda c70 passpoort
honda c70
tahun perakitan: 1969-1980
kapasitas mesin: 71,8 cc ohc
diameter*langkah: 47 mm*41,4 mm
rasio kompresi: 8,8:1
power maksimum: 6 bhp @ 9000 rpm
transmisi: 3 percepatan
jarak sumbu roda: 1180 mm
panjang: 1800 mm
lebar: 640 mm
berat kosong: 72 kg
kapasitas tangki: 4,8 liter
honda c90
honda c90
tahun perakitan: 1966-1980
kapasitas mesin: 89,5 cc ohc
diameter*langkah: 50 mm* 45,6 mm
rasio kompresi: 8,2:1
power maksimum: 7,5 bhp @ 9500 rpm
transmisi: 3 percepatan
jarak sumbu roda: 1190 mm
panjang: 1800 mm
lebar: 640 mm
berat kosong: 85 kg
kapasitas tangki: 4,8 liter

Photo Acara Kemeriahan Jogja Classic Ride #7

Kamis, 15 Januari 2015 | 1 komentar

Ini adalah kemeriahan acara Jogja Classic Ride #7 yang diadakan oleh sedulur-sedulur Jogja. Acara tersebut dimeriahkan oleh teman-teman Jogja, KHOBES Semarang, Magelang dan PIPO (Pitung Purworejo).

Untuk sedulur-sedulur jogja semoga acara JCR selanjutnya bisa diadakan lagi dan semoga untuk anggota nya bisa bertambah lagi dari luar kota.

Salam satu aspal dari Semarang KHOBES..,

 





Advertise

 
© Copyright 2010-2011 KHOBES All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.